Jakarta – Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, memberikan stiker bertuliskan "Rumah Senyum" kepada warga yang rutin memilah sampah dari rumah. Pemberian stiker dilakukan sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya mendorong lebih banyak masyarakat menerapkan pemilahan sampah dari sumbernya.
Lurah Dukuh Riswanto memasang stiker tersebut secara acak di rumah-rumah warga di RW 03 dan RW 04, Kamis (09/07/2026). Sebelum memasang stiker, ia terlebih dahulu mengecek kondisi pengelolaan sampah di rumah yang dikunjungi untuk memastikan warga telah melakukan pemilahan.
Riswanto mengatakan, stiker berwarna hijau itu menjadi penanda bahwa rumah tersebut telah menerapkan kebiasaan memilah sampah. Menurut dia, langkah tersebut diharapkan dapat memotivasi warga lain untuk melakukan hal serupa.
"Kami memberikan apresiasi kepada warga yang sudah memilah sampahnya dengan penempelan stiker berwarna hijau yang kami namakan Rumah Senyum. Mudah-mudahan pemberian stiker tersebut menjadi pemicu bagi warga lain agar bisa melaksanakan pemilahan sampah di rumahnya masing-masing," kata Riswanto.
Ketua RW 04 Kelurahan Dukuh, Tri Wulantoro, mengatakan kebiasaan memilah sampah di lingkungannya telah berjalan sejak 2019 melalui program bank sampah. Menurut dia, pelaksanaan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 semakin memperkuat partisipasi warga dalam mengelola sampah rumah tangga.
Tri menyebut hampir seluruh warga di wilayahnya kini telah memilah sampah. Meski masih ada sebagian kecil warga yang belum disiplin, edukasi terus dilakukan oleh pengurus RT, RW, dan kader lingkungan.
"Alhamdulillah sekarang mereka semua sudah melakukan pilah sampah. Untuk melakukan pilah sampah tidak sulit, hanya memang harus menjadi kebiasaan yang dilakukan setiap hari," ujar Tri.
Ia berharap semakin banyak warga menjadikan pemilahan sampah sebagai kebiasaan sehingga volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dapat berkurang sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih.






